Musrenbang Kecamatan Pauh Didominasi Usulan Infrastruktur

SAROLANGUNEKSPRES.COM – Musrenbang Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pauh, Kamis (27/02/2022), didominasi usulan pembangunan insfrastruktur.
Mayoritas usulan dari desa-desa dalam Kecamatan Pauh terkait pembangunan insfrastruktur terutama akses jalan bukan tanpa alasan, mengingat roda ekonomi masyarakat Kecamatan Pauh sebagian besar bersumber dari hasil pertanian kelapa sawit dan karet, sehingga kelancaran transportasi sangat penting guna menompang ekonomi masyarakat setempat.
“Inti dari musrenbang ini adalah usulan kegiatan infrastruktur, ada yang 5, 6 bahkan 9 dari setiap desa”, ujar Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri saat hadir di Musrenbang tersebut.
Dikesempatan itu, Wabub Hillal mengutarakan bahwa bayaknya usulan dari setiap desa kelurahan dalam kecamatan Pauh tidak semua bisa langsung terakomodir, terlebih lagi saat ini kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan APBD Kabupaten Sarolangun.
“Memang kondisi usulan begitu banyak, tapi kita harus melihat kondisi anggaran. Kita ingin semua usulan setiap desa bisa terakomodir, tapi dengan kodisi anggaran kita yang hari ini kondisi Covid sehingga ada penurunan APBD,” terang Wabub.
Walaupun begitu, Wabub berharap mana usulan yang betul-betul prioritas bisa terakomodir sehingga roda ekonomi masyarakt tetap berjalan.
“Tentu ini menjadi hambatan-hambatan kita memenui harapan desa-desa. Namun saya harap mana yang skala prioritas betul-betul di prioritas. Paling tidak jika dari desa ada usulan 5 ada prioritas satu, minimal 1 bisa terakomodir,” harap Wabub.Sementara camat Pauh Jupri, SE mengapresiasi Pemkab Sarolangun yang beberapa tahun kebelakang banyak melaksanakan pembengunan dalam kecamatan Pauh. Hal itu terbukti pada tahun ini kecamatan Pauh mendapat kucuran dana APBD terbesar kedua setelah kecamatan Air Hitam.
Namun besaran anggaran ABPD yang dialokasikan untuk kecamatan Pauh itu masih belum mampu meakomodir semua usulan pembangunan dalam wilayah kecamatan Pauh.
Karna itulah  Camat berharap yang lain bisa bersabar, mengingat keterbatasan anggaran sehingga usulan yang lain harus antri.
“Jadi memang karena keterbatasan anggaran yang lain ngantri, harap bersabar,” ujar Camat.
Namun begitu Camat tetap berharap pada Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk mengakomodir yang urgent dan menjadi kendala dimasyarakat.
“Saya berkarap pada pemerintah kabupaten, mana yang urgent, mana yang menjadi kendala masyarat untuk segera dilaksanakan”, pinta Camat.(aji)


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *